Jumat, 15 Juni 2018

Dari aku yang tak bernama

Apakah akan menjadi nyata, sebuah perasaan yang disimpan sendiri. Kamu yang tidak asing kudamba, namun hanya mendambakan sendiri saja. Bahkan, menyebutmu dalam doapun tidaklah berani. Entahlah, hanya takut kamu yang sejak awal tak lebih dari wajah yang diam diam kupandang, rasanya masih malu untuk kuceritakan dalam doa.
Aku yang tak bernama dihatimu, hanya mengidamkan tanpa ada langkah lebih jauh lagi, apalagi berlari untuk sebuah kenyataan.

Biar saja aku jatuh hati diam diam. Sama seperti awal saat wajahmu saja yang ku ingat. Tanpa tau nama atau apapun tentangmu. Entah, memang sejak pertama tidak ada yang kupikirkan lagi. Yang aku tau, aku hanya jatuh hati.

Sampai sekarang juga sama, jatuh hati tanpa mau bermimpi. Jatuh hati yang mungkin tidak akan pernah sampai.