Mungkin dia adalah mimpi yang terlalu tinggi. Aku terlalu asik memandang tanpa menghitung berapa jarak antara kita. Ternyata terlalu jauh. Tapi apakah salah bila aku berimajinasi memilikimu.
Adakah yang salah dari seorang wanita yang mengidamkan pria yang selama ini dia cari. Setelah bertemu haruskah mengubur semua? .
Mungkin aku berhenti, tapi tidak sepenuhnya mundur. Aku hanya berhenti untuk sekedar lebih memantaskan diri. Karna jodoh adalah cerminan diri. Akupun merias perlahan agar bisa menjadi seorang wanita yang pantas untuk mendambakan seorang pria sepertimu .
Semoga, kamu bisa menjadi pria yang tak hanya sekedar imajinasi.