Sudah cukup lama rasanya sendiri. Sejak berdua yang terakhir itu cukup menyakitkan.
Patah hatinya memang sudah lama aku lupakan bersama penyebabnya. Tapi kepercayaan rasanya masih belum utuh kembali kudapatkan.
Pernah beberapakali kucoba untuk buka hati. Tapi sampai sekarang, belum kutemui yang rasanya benar benar ingin mengajakku pada masa depannya.
Yang dulu kukira menyayangi dan menjaga saja, nyatanya begitu mudahnya pergi. Bagaimana dengan mereka yang aku saja tidak yakin.
Bahagianya melihat mereka yang melangkah bersama kedepan, bahkan banyak yang diajak untuk jadi teman hidup. Sedang aku? Kandidatpun belum kutemukan, apalagi memiliki.
Bukan banyak memilih, tapi menunggu yang benar ingin denganku. Yang bukan sebagai pilihan satu dari yang lain. Tapi memang tujuannya hanya aku.
Memang salah? Kurasa tidak. Sebagai seorang wanita yang maunya dapatkan yang setia. Yang maunya diajak jadi teman hidup bukan teman yang menemani sampai dia menemukan teman hidupnya. Aku tidak mau dijadikan tempat singgah. Melepaskan yang sudah lama singgah itu tidak mudah. Itu bukan sekedar argumenku, tapi jelas pernah menjadi kenyataan yang pernah ada.
Aku belajar selalu menjadi baik, memperbaikin diri walau mungkin sangat sedikit. Lalu tidak salah kan jika akupun mau pasangan yang sama sama menuju baik? .
Aku iri, akupun mau seperti mereka . Sudah bukan waktunya singgah singgah tidak jelas. Makanya aku memilih, bukan pilih pilih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar