Mencintai itu harus dengan logika, jika jelas disakiti yasudah tinggalkan. Jangan jadi bodoh kemudian meminta untuk tetap dicintai. Ucapnya yang sedang tidak mencintai.
Tapi tidak begitu, aku mencintainya . Tidak perduli dia lakukan apa, sakitnya biar saja tak usah hiraukan. Yang penting bisa bersama. Katanya yang sedang cinta cintanya.
Lalu bagaimana, untuk yang sedang cinta cintanya, tapi ditinggalkan. Dia memaafkan namun tidak juga ingin mengejar. Karna memaafkan baginya bukan lah berarti melupakan. Tidak lupa bahagianya, tidak juga lupa sakitnya mengetahui bahagia yang ada adalah yang mengantarkan pada rasa kecewa yang begitu besar. Seorang berbeda, perasaanpun seharusnya berbeda. Ia hanya mengharuskan diri untuk begitu. Tidak ada pilihan lain selain menatar diri sendiri dengan kerasnya.
Sampai nanti benar benar biasa, biasa dan masa bodo. Hingga benar benar menempatkan diri sebagai orang yang sedang tidak mencintai. Kemudia datang seorang yang baru dan untuk menetap .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar