Aku sudah mengalah. Bersama daun kering,aku pergi bersama angin yang menghempas membawaku semakin menjauhimu. Tidak mau aku mengemis sesuatu untuk sebuah perasaan yang masih sanggup untuk ku hilangkan. Aku masih bisa untuk meredam, meski pernah terasa kuat sekali untuk ingin memiliki.
Kamu, yang pernah menjadi sebuah keinginan. Mencintaiku dengan banyak kebohongan. Lalu menghilang tanpa pernah memikirkan bagaimana aku yang ditinggal pergi kan?
Untuk apa datang lagi? Perasaan ini sudah pergi. Tidak lagi ada aku yang menghitung jam yang terus berganti menjadi hitungan hari. Hari hari yang menjadi sebuah penantian untuk kepulangan. Sampai aku lelah sendiri menunggu sendiri. Aku memang mencintaimu, tapi dulu ketika aku belum lelah menunggu. Menunggu sendirian untuk seorang yang berbohong itu tidak ada asik asiknya.
Pergi lagi saja, kepulanganmu bukan yang ku tunggu lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar