Berapa kali lagi, harus terluka?
Sepertinya aku sudah berkali kali belajar, tapi kenapa selalu terulang?
Lagi,
Terulang lagi semalam.
Setelah lama aku mundur dalam memilih.
Semalam kembali tumpah.
Semalan aku kembali memaki air mata yang menetes dengan lagu yang kuputar sendiri.
Kukira sudah cukup, ternya masih kurang belajar lagi.
Aku terluka lagi,
Haha. Tidak apa.
Sebelum ini lebih dalam.
Baru menetes sedikit saja, kedepannya lebih pintar lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar