Aku selama ini salah. Sangat salah meragukan Tuhan. Aku begitu takut akan kehilangan, selalu meratapi kepergian. Padahal posisiku bukanlah posisi yang salah dari kepergian itu. Aku bukan dipihak yang salah. Namun masih saja aku bersedu dengan sebuah kepergian itu.
Harusnya aku tak meragukan-Nya. Aku takut akan kepergian, tanpa berfikir akan ada ganti yang jauh lebih baik. Aku khawatir, bagaimana nanti aku kedepannya. Padahal sebelumnyapun tanpa dia aku jauh lebih bahagia. Aku takut ditinggalkan dan tidak mendapatkan yang seperti dia, padahal sebelumnya akupun pernah melepaskan yang jauh baik dari dia dan aku bisa.
Aku sadar sekarang. Kepergian itu adalah pengingat untuk berhenti. Dia tidak baik. Dia tidak benar benar mencintai, setianya tidak pantas untuk diukur dalam sebuah jalinan. Apa yang ingin aku perjuangkan? Untuk seorang yang tidak punya kepastian.
Iya. Aku salah.
Aku meragukan-Mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar