Sabtu, 30 Desember 2017

Apa kamu percaya dengan cinta?

Seperti judulnya, aku kembali bertanya. Apa kamu percaya? Jika itu dikembalikan padaku, aku percaya. Tapi sedikit. Sebab yang ku tau, cinta benar ada namun sering kali tidak menetap. Cinta sering ada, namun tidak permanen keberadaannya. Cinta, sering hilang dan kemudian meninggalkan tanpa memikirkan rasa keberatan pada yang ditinggalkannya.

Cinta itu bagaimana? Datang dengan ribuan angan , kemudian dengan mudahnya membuat keputusan untuk pergi.

Cinta yang katanya ada yang pergi untuk kembali. Namun kadanh menyakitkan ketika datang dengan cerita yang baru dan orang yang berbeda. Tidak apa bila yang ditinggal pergi sudah siap untuk menerima kepulangan seperti itu, bagaimana jika hatinya masih rapuh untuk sebuah kepergian yang belum diterima, dan harus menerima kepulangan yang lebih menyakitkan dari sebuah kepergian?

Bagiku sendiri, menganggap dia yang sedang pergi. Entah untuk kembali ataupun tidak akan pernah ada kepulangannya. Aku anggap saja dia orang aneh. Orang jahat yang tidak baik untuk tetap ada dalam kehidupanku.
Meski tidak semudah itu, namun itulah yang aku lakukan sampai sekarang untuk dapat membantuku pergi tanpa kembali. Walau rasa rindu yang masih saja selalu berpihak kepadamu. Tapi kenyataan yang tidak memberi ruang untuk sebuah pertemuan adalah didikan untuk  berhenti pada sebuah rindu yang mengabdi pada orang yang salah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar