Ku tuliskan surat ini untuk kamu yang sedang mendung hatinya. Yang baru saja membiasakan diri dengan ketiadaan dari apa dan dengan siapa semua itu biasa ada.
Kamu memang tidak bisa meminta sebuah lupa, namun tidak juga pasrah tenggelam dengan semua yang sudah hilang .
Bila memang melupakan adalah suatu yang mustahil, membiasakan hilangnya perasaan adalah pilihan dari sebuah usaha agar biasa dengan sebuah ketiadaan yang memang tidak akan ada lagi.
Kepada kamu yang sedang mendung hatinya. Berhenti untuk mengetahui apapun itu tentangnya adalah jalan pintas yang paling tepat. Sebuah usaha yang cukup keras kepada hati yang sedang lemah lemahnya memang. Namun itulah cara terbaik agar tidak terus menerus menampung beratnya air mata dalam hati yang mendung sudah begitu lama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar