Bagaimana bisa seperti kamu, melupakan lalu bahagia.
Andai kamu tahu, tawaku ini kepalsuan. Senyumku siasat untuk menutupi kesedihan.
Berdiriku sekarang, menopang banyak kekecewaan , yang begitu memberatkan.
Aku mau seperti kamu. Pergi semakin jauh, tanpa menengok kebelakang. Akupun ingin begitu, pergi tanpa terus teringat yang lalu lalu.
Aku sudah berulang kali mencoba membuka hati, namun segala yang manis itu justru mengingatkan kepadamu.
Bagaimana bisa aku jatuh cinta pada yang lain, sedang hatiku masih kuat untukmu.
Bagaimaba aku bisa menerima cinta yang baru, sedang cintaku masih saja kamu.
Kamu pergi begitu jauh, tidak mungkin lagi kembali. Akupun tau itu. Tapi hati ini terasa selalu berharap, meski sudah ku kubur, selalu saja kembali terbuka padahal harapannya sudah tertutup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar