Sabtu, 10 Maret 2018

Bodoh

Hampir saja kulanggar sumpah yang ku ucapkan hampir disetiap malam sebelum tidur. Rindu, menjadi alasan yang membuat aku hampir mematahkan tiang baru yang ku susun satu persatu.
Sebuah pertemuan untuk sebuah jawaban yang ingin ku dengar sendiri, menjadi jadi dimalam terakhirku dikota ini. Bagaimana bisa, tiba tiba berpikir untuk bertemu.
Kau ingin hancurkan hatimu sendiri? Mau hancurkan lagi apa yang selama ini kau bangun ulang? .

Sardarlah.
Kenapa kembali bermimpi. Tidakkah cukup mimpi kemarin menjadikan hatimu jadi keping keping. Mimpi yang terlalu kau percaya, lalu mengacaukan segalanya.

Sudahlah.
Buka hati untuk yang jelas jelas mengetuk ngetuk membawa sesuatu yang baru. Mau sampai kapan pura pura tidak dengar? Mau sampai kapan diam didalam, tidak semua tamu menyakitkan seperti yang sudah sudah.

Ia sudah pergi. Sangat begitu jelas perginya. Tidak lagi rindu yang dia punya untukmu, tidak ada lagi kenangan yang masih dikenang tentang kamu.

Harus berapakali menyadarkan diri sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar