Masih tersimpan bayangannya, bayangan yang masih sangat begitu jelas. Bayangan dari cinta yang sebelumnya begitu penting. Entah sepenting apa hingga membuat begini.
Harus sesakit inikah jatuh cinta yang kemarin? Cinta yang sudah tidak lagi ada sejak saat itu, atau mungkin memang yang sebenarnya tidak pernah ada.
Pernah aku berfikir untuk terus bertahan, namun tidak mampu aku mengikutinya. Ia semakin jauh dan tidak mampu untuk kukejar lagi.
Sesakit ini kah ?
Aku bertanya lagi. Pada rindu yang tidak diobati .
Sesakit inikah?
Pada kenangan yang selalu muncul setiap harinya?
Sesakit inikah?
Pada setiap kata kata yang pernah kudengar begitu membahagiakannya yang seketika seperti sebuah angin lalu.
Aku harus bagaimana? Ingin sekali melupakan dia yang jelas tidak tau lagi kabarnya. Dia yang sudah jelas bahagia dengan pilihannya. Dia yang sudah jauh pergi dan tidak mungkin lagi ada .
Dimana lagi aku menemu kenyamanan seperti waktu itu? Dimana lagi aku temui cerita yang indahnya sama ?
Aku ingin lupa. Seperti dia yang mudah melupakanku.
Aku sudah mengiklaskan, hanya saja belum melupakan. Mengapa begitu sulit untuk lupa, padahal tidak lagi ada jalan untuk bertemu, kabarnyapun sama sekali tidak tahu. Wajahnya saja sudah samar samar untuk ku ingat, tapi kenapa kenangannya masih begitu pekat.
Doaku, semoga dia bahagia selalu.
Begitu juga ku ingin, aku bahagia selalu. Tanpa dia, yang sudah pergi begitu jauh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar